Laman

Senin, 17 Oktober 2011

Dress code : Smart Casual....

Dari Okezone.com

APAKAH Anda dilanda kesulitan menerjemahkan “dress code” yang tertera di undangan acara di mana bertuliskan smart casual dressing? Ikuti tip ini!

Smart casual dressing kerap dikenal sebagai kode tampilan santai dan biasanya “dress code” ini paling disukai karena dapat masuk dalam segala sisi acara, baik yang sifatnya formal di kantor, acara simposium, akademisi, hingga kegiatan sekolah sekalipun. Secara umum, fungsi tampilan ini sebenarnya adalah membuat kombinasi antara tampilan kasual dan juga “fashionable” dengan sentuhan sederhana, namun lebih modern sehingga terlihat menarik. Lalu, bagaimana cara menerjemahkannya? Berikut panduannya, seperti dikutip Ehow.

Untuk Pria

- Menggunakan atasan

Smart casual dressing untuk pria bisa diterjemahkan dengan tampilan mengenakan kemeja berkerah atau mengenakan jaket ketika cuaca memang sedang tidak memungkinkan. Satu hal yang perlu diingat adalah bahwa pada sesi ini tidak ada penggunaan aksen dasi karena temanya adalah kasual.

- Menggunakan celana

Dalam pemilihan celana, para pria dapat memilih celana dengan warna khaki sebagai tampilan andalan. Selain warna tersebut, warna hitam, putih, dan cokelat menjadi warna favorit. Ingat, jins tidak menjadi pilihan busana dalam hal ini. Jadi, biarpun judulnya kasual, sebaiknya hindari penggunaan jins.

- Menggunakan sepatu
Gunakan sepatu berwarna gelap seperti cokelat, hitam, atau abu-abu dan hindari penggunaan sepatu kets.

Untuk Wanita

- Menggunakan atasan

Bagi wanita, arah mode ini sedikit bersifat fleksibel ketimbang pria. Wanita dapat menuangkan ide tema busana “smart casual dressing” dalam padanan blus atau busana rajutan atau menggunakan sweater, cardigan, atau jaket ketika cuaca dingin melanda.

- Menggunakan bawahan

Untuk membuat tampilan menarik, sebaiknya wanita mengenakan celana berwarna khaki atau gaun hitam dan rok selutut. Sama halnya dengan pria, pemakaian jins sangat tidak disarankan.

Menggunakan sepatu

Untuk wanita, sepatu flat atau memiliki hak rendah bisa menjadi referensi pilihan menarik dalam tampilan gaya kasual Anda.

Tip:

Secara keseluruhan, hal yang perlu diingat dalam tampilan “smart casual dressing” adalah penampilan harus dibuat sesederhana mungkin dan kunci yang perlu dikedepankan, yakni tampillah rapi dalam penampilan Anda tetapi nyaman dilihat. Ingat, pemakaian yang tidak disarankan adalah penggunaan sepatu kets atau celana jins.

Minggu, 18 September 2011

Profile Taman Bacaan Anak Sahabat

LATAR BELAKANG
Berawal dari adanya kegiatan KSM atau kelompok swadaya masyarakat yang merupakan dampingan dari Yayasan Pendidikan Anak dan Remaja Indonesia (YAPARI) dengan aktifitas utamanya adalah Kelompok simpan pinjam (KSP), maka dibentuklah kegiatan pendidikan anak dengan nama Kelompok Aktifitas Anak (KAA). KAA ini merupakan anak-anak di lingkungan sekitar yang merupakan keluarga dari anggota KSP yang menerima beasiswa pendidikan. Akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu, KAA ini diikuti tidak hanya anak-anak dari penerima beasiswa saja melainkan anak-anak dilingkungan sekitar yang tidak menerima beasiswa maupun ibunya tidak menjadi anggota KSP dan lebih bersifat umum. Banyaknya aktifitas pendidikan anak di KAA ini rupanya memunculkan ide baru untuk mengadakan buku-buku bacaan baik buku pelajaran maupun buku-buku lainnya, sehingga anak-anak dengan sukarela mengumpulkan buku-buku bekas layak baca ataupun kegiatan tukar buku antar anak. Pada tahun 2010, berkat adanya sumbangan buku-buku dari jaringan 1001 buku, maka dibentuklah Taman Bacaan anak dengan nama TBA sahabat yang diresmikan pada tanggal 28 Desember 2010. selain jaringan 1001 buku, sumbangan bukupun datang dari ars86care dan sumbangan seperangkat komputer dan modem dari PT. Bina Swadaya Konsultan untuk menunjang pembelajaran di KAA dan TBA Sahabat.

LOKASI
Adapun lokasi Taman Bacaan Anak Sahabat yaitu menempati ruang tengah dari rumah Ibu Sri yang merupakan warga setempat yang secara sukarela memberikan rungan untuk dijadikan tempat TBA tersebut. Adapun alamatnya adalah di Jl. Kampung Baru, RT 07 Rw 10 No 87, Kelurahan/Kec. Kembangan Utara Jakarta Barat. TBA Sahabat ini mencakup wilayah RT 07 dengan jumlah kepala keluarga (KK) sebanyak 135 KK yang terdiri dari 85 Laki-Laki dan 137 Perempuan.

VISI
Menjadi taman bacaan terunggul melalui kegiatan budaya baca berbasis Informasi, komunikasi dan teknologi

MISI
Menyediakan bahan bacaan berkualitas sehingga menarik minat baca masyarakat sekitar

MOTTO
Tiada hari tanpa membaca

KEGIATAN
A. Kegiatan Harian/ umum
• Penyediaan Buku – buku Bacaan (buku pelajaran berjumlah 477 buah dan Majalah/buku cerita/dongeng sebanyak 71 buku) bacaan/cerita
• Akses informasi melalui internet
• Akses TV
• Nonton bareng CD film-film pendidikan
• Diskusi kelompok
• Menggambar
• Permainan anak nusantara
• Drama
• Registrasi Anggota, Peminjaman & Pengembalian Buku
B. Kegiatan Mingguan
• Minggu I : Bermain
• MInggu II : Belajar
• Minggu III : Kreatifitas
• Minggu IV : Olahraga
C. Kegiatan incidental yang telah di lakukan
• Rekreasi ke Seaworld dengan tujuan Menambah wawasan dunia laut dan rekreasi
• Kunjungan ke Museum2 (Kota) dengan tujuan Menambah wawasan sejarah bank dan benda purbakala
• Kunjungan ke The Jungle dengan tujuan Rekreasi dan Mengenal satwa langka
• Mengikuti kegiatan Ragunan Olimpiade Tamana Bacaan Anak 2011 (OTBA 2011) dengan aktifitas Membuat ketetampilan dari bahan daur ulang dan lomba permainan tradisional yang diselenggarakan oleh 1001 Buku
• Mengikuti olimpiade Permainan Tradisional yang diselenggarakan oleh kedutaan belanda dengan tujuan Melestarikan permainan tradisional
• Kunjungan ke Monas dengan tujuan Olahraga dan kunjungan museum nasional
• Bazar menjelang romadon
• Kegiatan perlombaan anak menjelang 17 agustus

PRESTASI
1. Juara ke 2 lomba Permainan tradisional egrang
2. Jura ke 2 lomba permainan tradisional bakiyak

KEANGGOTAAN
Terlampir

Rabu, 10 Agustus 2011

Kesendirian Tidak Selalu Mematikan!

Ditulis Oleh: Anne Ahira

Aip, banyak orang yang tidak menyukai kesendirian,
karena waktu yang dilewati terasa lebih panjang dan
melelahkan.

'Sendiri oh sendiri'... Ternyata hal remeh ini bisa
menjadi masalah besar bagi sebagian orang!

Apakah Aip termasuk yang demikian? :-)

Memang, kesendirian seringkali diidentikkan dengan hal
yang menakutkan, mengesalkan, bahkan menjadi simbol
kesedihan. Namun, jika kita mau membuka pikiran,
sebenarnya kesendirian itu tidak selalu mematikan!

Kesendirian bisa memiliki dua makna...

Pertama, kesendirian menyangkut fisik yang sebenarnya,
tanpa ada orang di sekitarnya. Kedua, hanya berbentuk
perasaan saja.

Bisa jadi seseorang berada di tengah keramaian, namun
merasakan kesunyian. Mungkin Aip pernah mengalami
hal serupa, terutama ketika menemui masalah dengan
rekan kerja, sahabat, keluarga, atau pacar? :-) dan lain
sebagainya..!

Satu hal yang perlu Aip ingat, kesendirian dengan arti
apapun sebenarnya bukan masalah jika kita mampu
mengelolanya dengan baik, atas perasaan, sikap dan
segala situasinya.

Bagaimana kita bisa mengelola kesendirian supaya lebih
bermakna? Lakukan hal berikut :

1. Cari kesibukan dengan melakukan aktivitas positif
yang sangat Aip sukai, misalnya dengan membaca,
menulis, olahraga, menyanyi? :-) Apapun kesukaan
Aip. Dengan cara ini, kesendirian akan terasa lebih
menyenangkan!

2. Kedua, ingat-ingat kembali hal-hal yang menjadi
impian Aip dan belum sempat dilakukan. Aip bisa
membuka agenda-agenda pribadi, foto-foto jaman
dulu, buku-buku, dan lain sebagainya.

Percaya, cara ini akan menyadarkan Aip akan
sempitnya waktu untuk mewujudkan segalanya.
Kalau sudah begini, bukankah kesendirian itu jadi
menyenangkan? ;-)

3. Ketiga, buat daftar sebanyak-banyaknya tentang
keinginan yang ingin Aip wujudkan selagi masih
hidup. Mungkin dengan cara menuliskan kembali
'keinginan gila' saat Aip masih kecil? Atau mimpi-
mimpi lain yang belum terlaksanakan?

Saat itu Aip akan sadar, ternyata banyak sekali
hal yg memerlukan kesendirian utk mewujudkannya!

4. Dan yang terakhir.... Sebenarnya ini merupakan hal
*utama* dan yang pertama yang harus Aip lakukan...
Mendekatlah kepada Yang Maha Mencinta diri Aip.
Kesendirian ini akan semakin menyadarkan hakekat
keberadaan Aip di dunia.

Semakin keyakinan ini kuat, maka akan semakin
kokoh kemampuan Aip mengarungi kehidupan,
dengan segala situasinya.

Intinya, jangan biarkan Aip terjebak dalam kesendirian
dengan suasana 'hati yang negatif', membiarkannya
berlarut-larut, hingga membuat Aip putus asa.

Kalau Aip mau membuka mata, kita sebenarnya tidak
pernah benar-benar sendiri. Ada orang lain di sekitar
kita.

Yang jelas, pasti selalu ada orang yang bisa Aip
jadikan teman, dan ajak bicara!

Jika Aip mau terbuka, dalam kesendirian Aip bisa
merenungkan banyak hal. Dalam kesendirian Aip bisa
menemukan kedewasaan, kebijaksanaan, ide brilian,
dan memaksimalkan potensi yang Aip miliki.

Dalam kesendirian pula Aip bisa mengungkap
kejujuran, yang bisa jadi terkalahkan oleh sombong dan
ego yang seringkali Aip temukan di keramaian!

Tidak bisa dipungkiri, kesendirian bisa datang kapan
saja kepada setiap orang, termasuk kepada Aip.

Nah, jika suatu saat atau bahkan saat ini Aip sedang
dilanda 'kesepian' alias merasa 'sunyi sepi sendiri',
Aip harus ingat, bahwa kesendirian tidak selamanya
mematikan!

Kelola-lah perasaan Aip dengan baik, dan buatlah
kesendirian menjadi lebih bermakna. :-)


Selasa, 02 Agustus 2011

Hargai Apa Yang Kita Miliki

Ditulis oleh: Anne Ahira

Aip,

Pernahkah Aip mendengar kisah Helen Kehler?
Dia adalah seorang perempuan yang dilahirkan
dalam kondisi buta dan tuli.

Karena cacat yang dialaminya, dia tidak bisa
membaca, melihat, dan mendengar. Nah, dlm
kondisi seperti itulah Helen Kehler dilahirkan.

Tidak ada seorangpun yang menginginkan
lahir dalam kondisi seperti itu. Seandainya
Helen Kehler diberi pilihan, pasti dia akan
memilih untuk lahir dalam keadaan normal.

Namun siapa sangka, dengan segala
kekurangannya, dia memiliki semangat hidup
yang luar biasa, dan tumbuh menjadi seorang
legendaris.

Dengan segala keterbatasannya, ia mampu
memberikan motivasi dan semangat hidup
kepada mereka yang memiliki keterbatasan
pula, seperti cacat, buta dan tuli.

Ia mengharapkan, semua orang cacat seperti
dirinya mampu menjalani kehidupan seperti
manusia normal lainnya, meski itu teramat sulit
dilakukan.

Ada sebuah kalimat fantastis yang pernah
diucapkan Helen Kehler:

"It would be a blessing if each person
could be blind and deaf for a few days
during his grown-up live. It would make
them see and appreciate their ability to
experience the joy of sound".

Intinya, menurut dia merupakan sebuah anugrah
bila setiap org yang sudah menginjak dewasa
itu mengalami buta dan tuli beberapa hari saja.

Dengan demikian, setiap orang akan lebih
menghargai hidupnya, paling tidak saat
mendengar suara!

Sekarang, coba Aip bayangkan sejenak....

......Aip menjadi seorang yang buta
dan tuli selama dua atau tiga hari saja!

Tutup mata dan telinga selama rentang waktu
tersebut. Jangan biarkan diri Aip melihat
atau mendengar apapun.

Selama beberapa hari itu Aip tidak bisa
melihat indahnya dunia, Aip tidak bisa
melihat terangnya matahari, birunya langit, dan
bahkan Aip tidak bisa menikmati musik/radio
dan acara tv kesayangan!

Bagaimana Aip? Apakah beberapa hari cukup berat?
Bagaimana kalau dikurangi dua atau tiga jam saja?

Saya yakin hal ini akan mengingatkan siapa saja,
bahwa betapa sering kita terlupa untuk bersyukur
atas apa yang kita miliki. Kesempurnaan yang ada
dalam diri kita!

Seringkali yang terjadi dalam hidup kita adalah
keluhan demi keluhan.... Hingga tidak pernah
menghargai apa yang sudah kita miliki.

Padahal bisa jadi, apa yang kita miliki merupakan
kemewahan yang tidak pernah bisa dinikmati
oleh orang lain. Ya! Kemewahan utk orang lain!

Coba Aip renungkan, bagaimana orang yang
tidak memiliki kaki? Maka berjalan adalah sebuah
kemewahan yang luar biasa baginya.

Helen Kehler pernah mengatakan, seandainya ia
diijinkan bisa melihat satu hari saja, maka ia yakin
akan mampu melakukan banyak hal, termasuk
membuat sebuah tulisan yang menarik.

Dari sini kita bisa mengambil pelajaran, jika kita
mampu menghargai apa yang kita miliki, hal-hal
yang sudah ada dalam diri kita, tentunya kita akan
bisa memandang hidup dengan lebih baik.

Kita akan jarang mengeluh dan jarang merasa susah!
Malah sebaliknya, kita akan mampu berpikir positif
dan menjadi seorang manusia yang lebih baik.

.......................