Laman

Senin, 20 Desember 2021

Catatan Perkuliahan 5: Perubahan Mindset

 

Perkuliahan ke-9 membahas tentang mindset, tepatnya adalah perubahan mindset dalam dunia pendidikan. Setiap manusia memiliki pola pikir yang berbeda-beda. Karena mindset sangat berperan penting dalam meraih tujuan kita yaitu kesuksesan, tepatnya.kesuksesan dalam pendidikan. Jika kita sebelumnya pernah mengalami kegagalan,jangan mudah putus asa, karena semuanya masih bisa diusahakan kembali.

Dalam dunia pendidikan, maka dapat digambarkan bahwa peserta didik sebagai input mengalami proses interaksi dengan tenaga pendidik, tenaga kependidikan, kurikulum, bahan ajar termasuk di dalamnya fasilitas yang memadai dalam proses interaksi tersebut. Tentunya Seluruh sistem pendidikan di manapun mengacu kepada alur sistem mikro pendidikan. Adapun yang membedakan sistem tersebut adalah sistem nilai (value system) yang ditanamkan dalam domain proses. Sistem nilai tentu mengikuti arah kebijakan pemerintah seperti kurikulum yang ditetapkan oleh pemerintah. Kurikulum sendiri merupakan produk politik yang mempengaruhi output dan outcome peserta didik.

Tujuan pendidikan nasional yakni meningkatkan keimanan, ketakwaan serta akhlak mulia peserta didik, maka arah proses pembelajaran ditujukan untuk ketercapaian tujuan tersebut. Bila masih terjadi anggapan bahwa ijazah, kompetensi lulusan dan daya serap pasar lebih penting dari iman, takwa dan akhlak mulia, atau menganggap tujuan pendidikan tersebut hanyalah formalitas, maka terjadi kesalahan dalam berpikir.

 

Wallohu a’lam.

Zoom, 02 November 2021

 

Catatan Perkuliahan 4: Etik dan Kode Etik

 

Resume kali ini membahas tentang pikiran manusia dimana manusia itu tidak analitik dan juga tidak apriori, selain itu manusia juga tidak istiqomah dan juga tidak amanah. Apalagi kl manusia sudah memiliki ego, memiliki sesuatu yang orang lain tidak punya, viral, maka tentunya akan berkurang maknanya.

Pengalaman dan pikiran itu apa? Batasan pengalaman dan pikiran manusia itu adalah batas atas dan batas bawah. Batas atas itu alam semesta dan batas bawah itu pengalaman manusia.

Ada 5 ideologi di duni ini yakni:

1.    Industrial trainer

2.    Technological pragmatism

3.    Old humanism

4.    Progressive educator

5.    Public educator

Etika merupakan filsafat tentang nilai, kesusilaan, tentang baik dan buruk . selain etika mempelajari nilai-nilai, juga merupakan pengetahuan tentang nilai-nilai itu sendiri. Terdapat juga yang menyebutkan bahwa etika adalah bagian dari filsafat yang mengajarkan keseluruhan budi (baik dan buruk). Konsep etika sebagai bidang kajian filsafat, khususnya filsafat moral, etika sudah sangat lama menjadi wacana intelektual para filsuf. Etika telah menjadi pusat perhatian sejak jaman yunani kuno.

etika sampai saat ini masih tetap menjadi bidang kajian yang semakin penting untuk tidak sekedar dibicarakan di kalangan akademik melainkan juga dipraktekkan dalam interaksi kehidupan sehari-hari setiap manusia yang beradab dan berbudi luhur.

Etika menjunjung tinggi tegaknya nilai-nilai kemanusiaan, kejujuran dan keadilan, sehingga menjadi sumber pijakan berperilaku yang benar. Etika (akhlak) berujung pada masalah perilaku tersebut, maka ketika ia melakukan sesuatu aktivitas dalam kehidupannya akan menunjukkan sikap sebagai cermin etika yang diberlakukannya.

 

Wallohu a’lam.

Zoom, 19 Oktober 2021

 

Catatan Perkuliahan 3: Pemikiran Imanuel Kant

 

Bukunya Imanuel Kant yang terkenal itu membahas tentang filsafat ilmu. Menurutnya reason itu adalah pikiran. Kalau orang awam mungkin akan menterjemahkannya menjadi akal budi/otak. Otak menurut filsafat itu sesuatu yang sangat fulgar, karena otak itu masuk ke dalam ranah biologi, sehingga disebutnya atau masuk ke dalam ilmu bidang. Reason menurut kant bukan berarti sebuah alasa. Akan tetapi merupakan akal pikiran. Kant membagi 2 akal pikiran manusia yakni pikiran atas dan pikiran bawah. Pada bidang ilmu biologi atau di ilmu ilmu lain itu tidak ada kata atau istilah atas atau bawah. Yang ada hanya sebuah ilmu saja.

Akal pikiran atas dalam filsafat mencakup rasionalisme/logika. Sementara akal pikiran bawah yakni empirisme/pengalaman. Ilmu menurut imanuel kant itu adalah gabungan antara atas dan bawah. Menurutnya ilmu itu adalah sintesis apriori. Dalam metafilsafat dikatakan bahwa berfikir juga merupakan pengalaman. Oleh karena itu sebaik-baiknya pengalaman adalah pikiran juga.

Dalam dunia pendidikan aliran idealism sangat berkontribusi besar dan kedudukannya sangatlah penting karena meletakkan manusia sebagai subjek yang mempunyai segala macam pengetahuan didalam dirinya. Idealisme mengembangkan pemikiran peserta didik agar mampu menggunakan akal pikirannya dengan baik dalam mengembangkan ilmu pengetahuan. 

Pada taraf ini pendidikan harus mampu mencapai tujuannya mengembangkan potensi yang dimiliki oleh peserta didik, Selain itu pendidikan juga harus menekankan kesesuaian hubungan antara batin peserta didik dan alam. Dalam pandangan aliran ini pendidikan merupakan pertumbuhan untuk menjadi manusia yang ideal dalam hidupnya.

Salah satu filsuf lain yakni Plato mengatakan bahwasannya tujuan pendidikan tidak lain adalah untuk menciptakan manusia yang ideal dalam hidupnya yakni kreatif serta produktif dan selalu mengembangkan segala macam potensi yang dimilikinya.

Melalui pengalaman kita dapat merekontruksi pengetahuan yang sudah kita dapatkan dan di update menjadi lebih baik lagi. Dengan adanya realitas tersebut akhirnya memunculkan sebuah metode yang bernama metode dialektika dimana seseorang akan berpikir secara kritis untuk menciptakan sebuah tesis,antithesis, dan sintesis.

Metode ini kemudian menginspirasi pemikiran seorang filsufwan bernama Immanuel Kant sehingga ia memunculkan sebuah karya yang merupakan sebuah bentuk pemikiran kritisnya terhadap 2 aliran penting dalam dunia pendidikan yakni rasional dan empiris. Karya tersebut diantaranya Critiquue of Pure Reason,

Dengan demikian dapat disimpulkan tugas pendidik yakni mengontrol dan mengarahkan peserta didiknya serta mampu mengeluarkan semua bakat dan potensi yang ada pada peserta didiknya baik dari segi kognitif,afektif maupun psikomotoriknya.

Contoh sederhana pengimplementasian pernyataan diatas kita dapat melihat bagaimana moral seseorang itu dari berbagai ujarannya yang diunngkapkan pada media sosial yang bersifat maya. Dan manifestasi moral dalam bentuk tindakan ialah sopan santun dalam kehidupan sehari-hari. Maka itu disini baik peserta didik maupun pendidik harus dapat menjaga moralnya dalam bertindak maupun bersikap karena moral merupakan pangkal dari barokahnya ilmu pengetahuan yang diberikan tuhan kepada hambanya.

 

Wallohu a’lam.

Zoom, 12 Oktober 2021

 

Catatan Perkuliahan 2: Ego pada Manusia

 

Pertemuan ke 4 dan ke 5 membahas tentang Luruh Ego. Luruh Ego diprakrasai oleh Bp Prof. Dr. Marsigit. Luruh ego itu yakni menyederhanakan ego atau menurunkan ego masing-masing manusia. Semakin tinggi jabatan, pangkat dan pendidikan maka orang harus mulai luruh ego/menurunkan egonya.

Filsafat itu biasanya yang apa saja, sementara pikiran itu sangat luas banget. Dari pikiran akan muncul ucapan. Namun tentunya ucapan tidak akan melampaui pikiran manusia.

 

HATI                             Pikiran                                  Ucapan

 

Pengetahuan itu terbatas pada dunia atau aktifitas sehari-hari. Pengetahuan diperoleh melalui pengalaman seseorang dan juga dipengaruhi oleh pikiran seseorang. Jika pengetahuan terkontaminasi oleh hal-hal yang tidak baik, maka pikiran anak menjadi tercemar.

Nomena merupakan gagasan. Nomena dapat diartikan juga sebagai pembatas intelektual yang menjadi batas pengetahuan kita.

 

NOMENA

FENOMENA

 


                                                           VS            


Nomena artinya batas dari segala pemahaman kita, sementara fenomena lebih pada realita kehidupan yang nyata

Wallohu a’lam.

Zoom, 28 September 2021